Merekam Jejak Safari Literasi di Maluku

Sebelum ke TVRI, aku ditemani Bang Rudi berburu oleh-oleh sedangkan Mas Gong masih sibuk mengetik di hadapan laptopnya. Kami izin kepada Mas Gong untuk keluar hotel sebentar menuju Toko Cahaya, Jl. Kakialy (Jembatan Tanah Tinggi) Kedawetan, Ambon. Kebetulan lokasinya, sangat dekat dengan Swiss-Belhotel Ambon yang kami huni. Jadi, kami berdua hanya berjalan kaki.

Di sana, aku membeli bebera kuliner khas Maluku. Seperti: Sagu Tumbu, Halua Kenari, Palm Sagu, Kenari Original. Bang Rudi juga membeli beberapa makanan khasnya. Karena banyak orang yang membeli minyak kayu putih, aku tertarik juga ingin membelinya. Ada dua jenis minyak kayu putih; cap hijau buru dan cap cahaya. Menurutku, cap hijau buru memiliki aroma yang sangat wangi daripada cap cahaya. Jadi, aku membeli minyak kayu putih cap hijau buru sekotak yang berisi satu lusin botol beling (Neto: 25 ml/perbotol). Merasa belum puas dengan kuliner, aku pilih baju kemeja lengan panjang dengan motif kain tenun khas Maluku. Atas saran Bang Rudi, aku pilih kain tenun tanibar warna biru.

Terlalu asyik berbelanja, aku sampai menghabiskan uang sekitar tujuh ratus ribuan. Ah, tidak apa-apa, selagi di Maluku, aku ingin berbagi oleh-oleh khas Maluku kepada keluarga dan saudara di rumah. Mudah-mudah mereka suka.

Kemudian, Aku dan Bang Rudi kembali ke hotel. Mas Gong masih sibuk mengetik tulisan untuk website yang ia kelola yaitu https://golagongkreatif.com/. Setelah beberapa menit, kami bertiga siap menuju TVRI Stasiun Maluku untuk Podcast tentang Sosok Duta Baca Indonesia. Seperti biasa, kami dijemput dengan mobil operasional DPK Provinsi Maluku.

Sebelum Podcast, Mas Gong selaku Duta Baca Indonesia mendapatakan pelayanan make-up wajah dengan bedak di ruang rias oleh pihak TVRI Stasiun Maluku. Lalu, Kami menuju ke ruang podcast yang bernama Ruang Miku – Ruang Obrolan Asik Admin Medsos TVRI Maluku. Mas Gong diberikan arahan terkait pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan kepadanya. Mas Gong juga memberi masukan kepada pihaknya agar ditambah pertanyaan tentang Film Balada Si Roy yang segera tayang di bioskop seluruh Indonesia.

Di Ruang Miku, Mas Gong diwawancara oleh Juan SaQuarella. Dia bertanya tentang masa kecil Gol A Gong, masa bekerja di stasiun TV, hingga masa Gol A Gong menjadi Duta Baca Indonesia dengan durasi waktu sekitar 30 menit. Semuanya bisa dinikmati di kanal YouTube: TVRI Maluku.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==