Tidak ada pilihan lain, kata Tias, menu berbuka dan sahur adalah nasi briyani. Halal, kata Tias. Di Singapura dan Malaysia, nasi briyani bertebaran di rumah makan India atau Arab. Tias merasa nyaman, karena tidak ada unsur minyak babinya.

Saya menurut saja. Asalkan tidak pedas. Setiap hari, mulai dari 18 Maret, menu buka puasa dan sahurnya nasi briyani, ayam, telor dadar untuk saya, dan telor asin untuk Tias. Tapi sesekali memesan nasi putih saja. Lauknya, sih, sama. Minumnya tentu teh tarik dan milo.



