Hilal Ahmad, nara sumber utama sekaligus Supervisor Zetizens Banten, menyampaikan awal mula berdiri yaitu dari program Radar Banten yang bekerja sama dengan Jawa Post untuk menggaet anak muda agar terus membaca koran di saat gempuran media online

Agenda yang dilakukan, yaitu mengajak anak muda dengan memberangkatkan mereka ke New Zealand untuk studi tour disana.

Hilal Ahmad menyampaikan alasan ia tetap membersamai Zetizens sampai saat ini. “Gen Z, dan gen Milenial saya kira cukup unit, dan saya banyak sekali belajar dari mereka. Satu hal yang pasti adalah untuk membentuk generasi muda Banten ini menuju lebih baik,” ungkap Hilal

Ia juga menuturkan kriteria masuk di Zetizens Banten itu tidak membutuhkan banyak talenta ataupun paras muka. “Komitmen dan konsistensi yang kami butuhkan untuk bisa masuk Zetizens,” ungkap Mahasiswa Pasca Sarjana Untirta itu

Agung Gumelar, narasumber ke dua menyampaikan, awal mulai ia mengikuti kegiatan di Zetizens Banten. “Tahun 2024, mulai ikut seleksi masuk Zetizens, namun sempet gagal untuk lolos, namun tidak menyerah dan mencoba lagi setelahnya,” terang Agung

Terakhir Hilal Ahmad dan Agung Gumelar mengungkapkan harapan mereka terhadap generasi muda Banten untuk tetap optimis menyongsong masa depan. (Hamzah Sutisna)



