Jika membicarakan kehidupan manusia mendatang tentu tidak akan lepas dari sosok perempuan dan ibu-ibu saat ini, karena peranan mereka akan menentukan arah kehidupan manusia di masa mendatang. Tentu argumen ini bisa kita buktikan seperti bagaimana keresahan seorang Clara Zetkin yang berposisi sebagai pemimpin ‘Kantor Perempuan’.

Zetkin pada tahun 1910 menggagas secara luas bagaimana perempuan harus dihargai dan diistimewakan, setidaknya dengan mendukung aksi dan tuntutan perempuan serta membuat sebuah perayaan Hari Perempuan Internasional, menghadirkan 17 perwakilan perempuan saat itu dan menyuarakan di setiap negara harus ada satu hari dalam setahun mendukung gagasan yang hadir dari perempuan.
Saat ini Rumah Dunia kembali hadir untuk menyuarakan itu semua dengan kemasan diskusi yang dikemas dengan asyik dan mengalir dalam OTAKU: Obrolan tentang Kamu dan Buku. Dipandu Tias Tatanka, tema pembahasan “Perempuan Membaca, Perempuan Berdaya” dengan menghadirkan pakar dan pegiat perempuan, sosok hebat Nurvita Kumaladewi, S.Psi.

Nurvita menyampaikan kepada khalayak ramai bahkan dunia, bahwa perempuan masih cukup eksis dan kompeten untuk tetap berdaya di era saat ini.
Semoga kedepannya banyak kegiatan-kegiatan yang menarik seperti OTAKU dan lainnya untuk tetap menyampaikan pada orang lain bagaimana kita semua masih konsisten menjaga tradisi dan kebaikan yang terus ada sampai saat ini.



