Perlu Ada Forum Literasi Flores Timur

Mengusung spirit “Membaca itu sehat, menulis itu hebat” selama Safari Literasi, pertemuan tersebut diwarnai dengan berbagai kegiatan diantaranya talk show, diskusi, workshop, orasi literasi, dan lain-lain. Momen-momen ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan ilmu, sekaligus menginspirasi siapa saja yang ditemukan untuk terus mengembangkan kebiasaan membaca dan menulis.

Setiap pertemuan meninggalkan kesan mendalam, menciptakan ikatan emosional antara Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia dengan orang orang yang dikunjungi. Selain itu, pertemuan-pertemuan yang tercipta juga mendorong motivasi para pegiat untuk semakin kuat membangun komunitas literasi yang lebih baik ke depannya di Flores Timur.

Hari Minggu 4 Agustus 2024, menjadi hari terakhir keberadaan Duta Baca Indonesia di Flores Timur. Mengisi kebersamaan hari terkahir di Kota Reinha Larantuka, sepulang gereja saya mengajak Duta Baca Indonesia melakukan jelajah budaya.

Adapun beberapa destinasi yang kami kunjungi, yakni pertama, Patung Herman Fernandez, Kapela Tuan Ana, Rumah Raja Larantuka, dan menikmati kuliner di Pante Uste Balela. Perjalanan kami lanjutkan ke Gereja Katedral Larantuka, wawancara di lokasi pembangunan layanan perpustakaan yang baru, Simpasio Institute dan makan siang di Lapak Ina Tokan Pante Susteran Balela, sebelum ke Bandara Gewayan Tanah.

Setiap pertemuan pasti diakhiri dengan perpisahan. Meski terasa menyedihkan, perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya. Sebaliknya, perpisahan ini menjadi awal dari komitmen pribadi setiap orang yang pernah berjumpa dengan Duta Baca Indonesia dalam Safari Literasi kali ini, untuk meneruskan dan menyebarkan semangat literasi yang telah dipercikkan.

Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia berharap, semangat yang telah disemai selama pertemuan akan terus tumbuh dan berkembang, menjadi pendorong bagi masyarakat Flores Timur untuk menciptakan budaya membaca yang berkelanjutan.

Kongkritnya, perlu ada Forum Literasi Flores Timur untuk menjaga bara api literasi, plus menyambut hadirnya gedung megah Perpustakaan Kabupaten Flores Timur yang berlokasi di Larantuka. Sementara itu, Bernardus Tukan, Tokoh Pendidikan Flores Timur berpendapat perpustakaan bukan sebagai tempat untuk menumpukkan buku melainkan melahirkan program yang bermanfaat untuk berbagai kalangan.

Duta Baca Indonesia dijemput, didampingi dan dihantar kembali dalam keadaan selamat dan gembira ke tempat asalnya di Serang, Banten. Apresiasi untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur, Dinas Perpustakaan Kearsipan Kabupaten Flores Timur dan segenap pihak yang mendukung giat literasi Duta Baca Indonesia di Kabupaten Flores Timur.

Kami hantar Duta Baca Indonesia menuju Kupang, melanjutkan Safari Literasi hingga tanggal 8 Agustus 2024 di Daratan Timor dibawah pengawalan Gusty Richarno , Pemimpin Umum Media Pendidikan Cakrawala NTT.

Maksimus Masan Kian, Ketua PGRI Flores Timur

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==