Puisi Minggu: 6 Puisi M. Rifdal Ais Annafis Tentang Menjelang Hari Terakhir Perang dan Lainnya

            Saya pun sebetulnya melakukan hal demikian. Nilai yang diupayakan hadir dalam tiap-tiap karangan saya memiliki dua tahap. Pertama, bagaimana saya memberikan kesan terhadap pembaca bahwa saya tertarik mempersoalkan hal-hal diluar entitas dan apa yang saya temui. Upaya ini, menurut Mustofa W. Hasyim dalam pengantar buku puisi pertama saya, adalah upaya yang sudah terlepas dari kesadaran kesukuan atau ke-indonesia-an dan berganti dengan kesadaran menyemesta dan bersifat dronik.

            Setelah tahap pertama tercapai, saya perkuat garapan tentang persoalan yang ada di dunia. agar kesadaran menyemesta tadi sampai pada titik kesadaran bahwa kita adalah warga dunia. Bukan lagi hanya warga Indonesia. Kesan dan nilai tersebut terus saya perjuangkan, karena dua hal ini perlu agar sastra kita dilirik oleh masyarakat dunia. Karena bagi saya, hal-hal yang terjadi di dunia sudah mengkhawatirkan.

            Di sisi lain, dalam suatu kesempatan saya pernah berujar, “dengan menulis puisi, kita dapat bertamasya mengunjungi masa lalu dan masa depan atau mampu menjejakkan kaki imajiner di tempat-tempat paling menakjubkan dari dunia.” sebab itu, tema-tema garapan saya berkutat dengan kota-kota jauh dan tidak pernah saya datangi.

            Menjadi peserta Residensi Literatutur yang diselenggarakan Yayasan Gangsebelah bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Gresik (2023). Buku puisi pertamanya, Artefak Kota-kota di Kepala (2021) dan tulisannya terpublikasi di pelbagai media seperti: Koran Kompas, Tempo, Media Indonesia, Kedaulatan Rakyat, Suara Merdeka, Babel Pos, Solo Pos, Harian Sultra, Suara NTB, Harian Merapi, Lombok Pos, Sabah Exspres Malaysia, dan lainnya.

            Seringkali memenangi sayembara sastra seperti menjadi lima terbaik Payakumbuh Poetry Festival (2021), Festival Bulan Bahasa & Sastra Universitas Negeri Semarang (2020) sebagai juara pertama serta menjadi juara dua cipta puisi yang diselenggarakan FKIP Univestitas Muhammadiyah Dr. Hamka Jakarta (2021) dan lainnya.

            Saat ini berkegiatan di Komuniras Kutub Yogyakarta sambil lalu menjadi pengarsip serta bakul buku dan sesekali diundang hadir jadi pembicara untuk membincangkan banyak hal tentang sastra dan kebudayaan.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==