Bacalah dengan tekun,, khusyuk dan dalam keadaan bahagia. Insya Allah, kepala akan meledak sendiri. Hingga hari ini, jika dihitung dengan buku antologi, saya sudah menulis dan terkumpul di 200 buku (solo dan antologi). Bagi saya ini pencapaian yang membahagiak.



Saya membaca dan menulis memang untuk bersenang-senang. Saya berada di wilayah creative writing. Kemudian apa manfaat dari puncak literasi ini? Saya hanya bisa menyebutkan, bahwa saya bisa menafkahi hidup dengan menulis, membangun peradaban baru di Banten yang stigmanya santet, pelet, jawara, dan golok dalam bentuk perpustakaan masyarakat bernama Rumah Dunia.
Kamu, bagaimana? Tentu sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025, saya punya tanggung jawab moral dengan memberi contoh terbaik: membaca dan menulis.
Gol A Gong – Duta Baca Indonesia


