Upaya Robert Langdon dan Vittoria putri Leonardo Vetra mengungkap siapa dalang dari pembunuhan berantai termasuk 4 calon pengganti Paus berikutnya. Satu-satunya calon pengganti paus yang layak yang tersisa adalah asistennya sendiri yang sekaligus anak asuh Paus. Camerlengo begitu pandai membungkus setiap eksekusi. Menggunakan tangan Hassasin untuk menyelesaikan misinya. Jalan menuju kebenaran yang diyakininya.

Setiap kekecewaan dan luka yang terjadi dalam hidupnya dibayar oleh pemandangan yang justru membangunkannya dari mimpi terburuknya. Sementara itu Maxilian Kohler Direktur CERN yang menjadi kecurigaan awal sebagai pelaku pembunuhan Leonardo Vetra dikejutkan oleh kenyataan yang terlambat disadarinya. Kecerdasan Robert Langdon sebagai ahli sejarah dalam membaca symbol-symbol yang tertinggal dalam setiap pembunuhan, menuntunnya pada gudang arsip paling rahasia di vatikan.
Cerita dikejutkan oleh klimaks yang luar biasa. Bagaimana camerlengo memerankan dengan sempurna sebagai pembunuh berwajah malaikat, dialah yang membangkitkan illuminati. Pembenaran atas sebuah kejahatan yang digunakan untuk memanipulasi kesucian sebuah status dan kebijakan paling sacral sekalipun.

Pembaca benar-benar diajak berkelana melewati setiap tempat paling tersembunyi di kota suci Vatikan. Menjelajah lorong-lorong jalan paling rahasia, hingga menikmati sebuah peradaban paling modern yang ditawarkan oleh ilmu pengetahuan. Thriller yang benar-benar sempurna, dibalut petualangan mendebarkan yang dibumbui sedikit romantika paling lugu.
Camerlengo terlahir dari kejeniusan ilmu pengetahuan. Inseminasi buatan antara kesejatian cinta Paus pada biarawati yang begitu dicintainya. Justru menghempaskan dia yang dengan keras menolak kemajuan ilmu pengetahuan. Pada akhirnya semua yang tersimpan itu terungkap gamblang. Setelah sekian nyawa melayang. Kembali pada keadaan tentang kepantasan sebuah kebijakan. Tetap membutuhkan pertimbangan hati nurani yang jernih.


