Safari Literasi Hari Kedua Duta Baca Indonesia di Flores Timur

Penulis (kanan) mewakili PGRI Flores Timur

Selanjutnya sharing menulis konten lokal Lamaholot bersama 20 penulis dari unsur peserta didik dan guru di SMAK Fransiskus Asisi. Diskusi di bawah pohon besar yang tumbuh di tengah lapangan sekolah, ditemani angin sore yang sejuk, membuat 20 peserta pilihan bersemangat.

Diskusi konten lokal yang akan dituliskan dan diterbitkan Perpusnas Press

“Nanti mereka menulis potensi lokal di Flores Timur. Perpusnas Press akan menerbitkannya jadi e-book,” kata Gol A Gong.

Malam harinya, dialog dan dijamu makan malam bersama Penjabat Bupati Flores Timur, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Perpusnas di ASA Hotel.

Makan malam di ASA Hotel Larantuka. Gol A Gong membahas kuliner di Flores Timur

Sebelum istirahat malam, titik terakhir bincang kreatif bersama Asosiasi Guru Penulis (Agupena) Flores Timur, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) di Markas “Ini Bukan Cafe”. Puncak diskusi adalah wacana “siapa nanti yang menggantikan Gol A Gong sebagai Duta Baca”.

Diskusi terbatas dengan Agupena Flores Timur di Ini Bukan Cafe. Kemudian membincangkan siapa penerus Gol A Gong.

Agenda hari ketiga Safari Literasi Duta Baca Indonesia di Larantuka, Jumat (2/8/24) l mengunjungi TK, SD, SMP, SMA, dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Titik kunjungan terakhir di SMA Swasta Ile Bura.

Editor: Naufal Nabilludin

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==