Apakah ada gunanya kampanye membaca dan menulis kepada anak-anak? Tentu. Menurut penelitian, di usia kanak-kanak, perilaku mudah dibentuk. Mereka masih menurut apa yang dilakukan oleh orangtuanya, kakak-kakaknya. Mereka juga butuh contoh yang baik.

Saya mencoba menceritakan masa kecil saya yang penuh petualangan sehingga tangan kiri saya harus diamputasi. Buku menyelamatkan saya.

Diselingi quiz berhadiah buku, saya juga bercerita gara-gara senang membaca buku sudah mendatangi 20 negara, menulis 126 buku.

Mereka sangat antusias dan berebut maju menjawab pertanyaan quiz, karena berhadiah buku dari Sekolah Enuma.

Kampanye membaca di MI Safinda Bangkalan ini dikelola oleh UPT Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura.

Sangat berkesan bagi saya, walaupun baju kedua sudah basah lagi. Saya harus ganti baju dulu, karena setelah ini, titik terakhir di SMAN 4 Bangkalan.
Gol A Gong




