Jawabannya lucu-lucu. Ada yang membantu nyapu, nyuci piring, nyuci motor. Bagi saya, jika mereka sudah berani bicara, itu sudah sangat hebat. Ada yang awalnya malu-malu, kemudian memberanikan diri. Saya terus memontivasi mereka agar mau bicara.

Setiap anak yang berani bicara dan menjawab, saya persilahkan mengambil hadiah di celemek ajaib. Selain permen dan coklat, buku cerita bergambar dari Syam August, Reni Yaniar, dan beberapa lagi yang menyumbang ke Hibah Buku Nusantara” saya jadikan hadiah. (*)

Bersambung ke #4




