Lamunan saya tentang setumpuk agenda buyar ketika mendengar kuliah subuh yang membahas tentang “doa kepada Allah SWT.”. Ada yang menarik dari kuliah subuh di sini. YSaya termenung. Ustad mengatakan, para ahli makrifat itu tidak pernah meminta kepada Allah SWT untuk urusan dunia dan akhirat tapi meminta kepada-Nya sebagai bentuk penghambaan.

Iman para marifat itu penuh dengan totalitas, tidak memiliki buruk sangka sedikit pun kepada Allah SWT. Kata ustadz lagi, bukan berarti kita tidak boleh meminta. Tapi kita yang golongan biasa belajar meningkatkan kualitas doa kita. Dari 100% berdoa, misalnya 25% meminta, sisanya memuji-muji atau mengagungkan kebesaran Allah. Nanti menuju 100% hanya menyembah kepada Allah SWT.

Saya meninggalkan masjid raya yang jadi saksi tsunami Desember 2024 itu. Saksi bisu yang agung. Insya Allah, semoga saya mendapat keberkahan setelah salat subuh ini.
Semangat pagi Gol A Gong


