Sang Pionir Ombudsman Bali: Veni, Vidi, Vici

REVOLUSIONER

Gagasannya revolusioner dalam menggerakkan Kantor Perwakilan Ombudsman Bali yang mulai beroperasi September 2012. Dia mulai mengenalkan Ombudsman Bali dengan cara:

1.Roadshow ke Pemda di Bali, mendatangi bupati, sekda, dan inspektur daerah. Dengan cara ini masyarakat jadi mengenal Ombudsman Bali.

2.Mengajak pers di Bali ikut terlibat. Dia juga mengantar surat sendiri untuk beberapa kegiatan karena asistennya minim. Langkah strategisnya MoU dengan Kantor Berita Antara Biro Bali.

3.Proaktif atau menggunakan prakarsa sendiri dengan cara memantau media massa dan media sosial dimana banyak keluhan warga di sana.

4.Survey kepatuhan digelar pertama kali pada 2013. Engan cara begini jadi tahu standar pelayanan publik pemerintah kepada masyarakat sesuai UU N. 25/2009.

5.Membentuk Sahabat Ombudsman Bali, yaitu sukarelawan yang membantu mengenalkan Ombudsman ke publik.

6.Ombudsman’s Way melakukan pendekatan persuasif dan informal jika ada maladminitrasi.

7.Coffee morning di kantor. Ini pendekatan kultural. Diskusi sambil ngobrol. Sangat efektif.

8.Visi-misi para calon Kepala Daerah jika ada Pilkada atau Pilgub di Bali.

9.Memberi penghargaan semacam Omudsman’s Award bagi pelapor yang aktif.

Dengan 9 cara berpikir revolusiner ini Ombudsman Bali hadir dengan cara terhormat dan bermartabat.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==