Sekitar 15 menit kemudian, Nabila datang ke ruang kerjaku. Dia meletakkan piring berisi sesuatu yang tidak aku kenal. Bukan nasi goreng! Wah!

“Ini apa?”
“Sawi gulung, Pah!”
Aku tatap piring bersisi sayuran aneh itu. Perutku sudah keroncongan. Di dalam sawi itu ada telor, potongan daging ayam, abon, tomat, dan ditaburi keju. Tidak ada nasi.

Ya, ya, ya. Ini makanan sehat. Aku makan saja hingga tandas. Terima kasih, Nabila!

Halaman: 1 2

