Saya dan Polisi Tidur

Simbol Ketidakpuasan Warga

Apa yang dilakukan oleh sebagian warga dalam membuat polisi tidur di atas standar aturan ukuran memang akhirnya bisa dimaklumi meski sulit diterima. Akhirnya setiap individu memiliki cara pandangnya masing-masing; warga berusaha melindungi keamanan dan kenyamanan warga lainnya terutama untuk anak-anak.

Polisi tidur dibuat agar ketika motor yang melintas bisa lebih berhati-hati dan tidak sembrono. Warga pun sudah tidak percaya dengan sikap para pengendara yang semaunya dan siapa juga yang bisa menjamin keselamatan warga jika tidak dilakukan tindakan preventif. Diharapkan dengan adanya polisi tidur kita bisa mengurangi kecepatan kendaraannya.

Seringkali di antara kita memang begitu egoisnya dalam berkendara. Apalagi ketika kendaraannya itu terlihat bagus, merek terbaru dan memiliki speed yang oke, di jalan perkampungan yang begitu sempit dan banyak anak-anak, kucing dan ayam melintas pun kita seringkali seperti berkendara di jalan raya.

Maka berhati-hatilah. Keselamatan semua orang adalah yang utama.

*Relawan Rumah Dunia & Editor Untirta Press

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==