Tiba-tiba ada sebuah mobil datang dan turunlah tiga orang pemuda yang menanyakan Mas Gol A Gong. Kebetulan Mas Gong sudah ada di sekitaran museum literasinya dan langsung menghampiri kami. Eh ternyata maksud kedatangan mereka yaitu untuk berdonasi dengan menyumbangkan buku untuk Rumah Dunia, sebelumnya ternyata mas Gong sudah kenal dengan pemuda tersebut dan mas Gong mengenalkannya kepada saya.

“Namanya Iqbal,” kata mas Gong. “Ia datang menyumbang buku untuk kita di Rumah Dunia,” lanjut mas Gong.
Ada banyak buku yang dibawa oleh Mas Iqbal dan teman-temannya. Kata Iqbal, “Ini koleksi buku kami, yang sudah tidak dibaca.” Iqbal juga menceritakan, bahwa ia dan teman-temannya menyalurkan koleksi buku ke tempat yang lebih layak, salah satunya Rumah Dunia.

Saya melihat beberapa buku dan bertemu dengan satu buku yang cukup unik, berjudul “SET, Smart Empowerment Technique” karangan M Soleh, S.Psi, MM, CNLP. Di sana tertera sebuah cara atau teknik dalam pengelolaan sebuah jiwa, otak, tubuh dan terapi mandiri mencapai sebuah kebahagiaan.
Setelah membacanya, saya menemukan salah satu teknik yang disampaikan di buku itu terkait kebiasaan yang di lakukan oleh Mas Iqbal ini, yaitu Teknik Transfer Energi.
Dalam bukunya, bahwa Transfer Energi itu, kita menyalurkan energi diri pada area tubuh yang sakit untuk bagian dalam tubuh kita. Untuk bagian luarnya, transfer energi dengan cara kita bisa menyalurkan energi positif kita kepada orang lain. Salah satunya yaitu dengan menyalurkan buku atau hal-hal baik lainnya.

Dari sana saya belajar, ternyata dengan hal baik seperti itu bisa menularkan semangat kebaikan juga kepada yang lain. Tentu kalaupun orang lain tidak dapat menerima apa yang kita beri dengan maksimal, setidaknya niat baik itulah yang terus mengalir mengikuti kita sampai kapanpun, dan tentu saja, segala sesuatu yang diawali niat yang baik akan berujung pada kebaikan.


