Segarnya Menikmati Kelapa Muda Mang Mukhlas di Pasar Lama Kota Serang

“Ya udah mau minum apa?”

“Kelapa aja kali ya?!”

Akhirnya kami pun mampir di lapak penjual kelapa muda yang berjejer di pasar lama Serang. Setiap melewati lapak penjual kelapa muda di pasar lama saya kerap mengatakan kepada Rayya begitu luarbiasanya Allah yang menumbuhkan buat kelapa tak habis-habis meski setiap hari dikonsumsi.

Kesadaran seperti itu menumbuhkan ketauhidan Rayya kecil yang memiliki kesadaran innailaihi wa innailaihi Raji’un. Ia selalu menghubungkan apapun dengan Allah. Hal itu saya perhatikan dari komik-komik yang ia buat.

Sambil menikmati air kelapa dan dagingnya yang segar. Saya ngobrol dengan penjualnya.

“Udah lama mang jualan di sini?”

“Ada lah 3 tahun mah!”

“Kelapanya ngambil dari mana?”

“Dikirim dari Gunungsari.”

“Mamang beli langsung apa gimana?”

“Nggak, paling kita bayar setengahnya, nanti pas ngirim lagi baru lunasin yang habis.”

“Sehari laku berapa mang?”

“Kalau sampai sore mah rata-rata 10 butir. Kalau sampai malam habis 50 butir mah!”

“Mamang tinggal di mana?”

“Rumah di Pejaten.”

“Nama mamang siapa? Boleh saya foto ya buat saya masukin di golagongkreatif.com moga-moga jualan mamang laris manis.”

“Saya Mukhlas, oh iya silakan aja kalau mau foto. Nuhun doanya!”

Setelah membayar 15.000 rupiah untuk dua butir kepala kami pun melanjutkan perjalanan.

Sudah minum apa anda hari ini? Hehe

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==