Sekolah di Kelas dan Sekolah di Lapangan

Namun, sekolah di kelas tidak akan berhasil jika tidak dibarengi dengan sekolah di lapangan. Sekolah di kelas tidak mengenal situasi dan kondisi di lapangan, sehingga acap kali ketika terjun ke masyarakat, banyak hal berubah tidak sesuai harapan atau cita-cita. Kondisi tersebut tentunya berdampak terhadap mental/daya juang seorang pelajar.

Seorang anak bisa saja mengerti ketika diberikan materi gaya renang, tapi apakah materi tersebut berhasil difahami hingga anak bisa renang tanpa terjun ke kolam. Tentu tidak. Anak harus terjun langung ke kolam dan mempraktekan gaya tersebut, baru akan terlihat apakah dia bisa atau tidak.

Begitu juga dengan saya selama tinggal di Rumah Dunia, merasakan betul sekolah di lapangan. Beberapa program seperti orasi literasi, bedah buku, kelas menulis Rumah Dunia, dan gonjlengan wacana menjadi sekolah lapangan yang mengasah ketajaman berpikir, mengambil keputusan untuk berbagai masalah dan menyuarakan berbagai gagasan.

Sekolah di kelas memang penting untuk menjelaskan materi dan edukasi. Namun, sekolah di lapangan adalah bentuk nyata untuk menilai proses pembelajaran selama di kelas. Oleh karena itu, pendidikan jangan dibatasi hanya duduk di dalam kelas, namun harus memiliki akses untuk terjun ke lapangan. Apapun bentuk mata pelajarannya, ia harus terjun ke lapangan.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==