Pesan WA lagi dari Mat Don: Jam 3 sore barusan kondisi Mukti terus mengalami perburukan. Mohon do’a terbaik dari semuanya.
Saya sedang menghadiri Pembukaan Pameran 77 Portrait Anak Bangsa Persembahan OPPO di Plaza Indonesia, Jakarta. Saya hanya bisa mendoakan.

WA berikutnya dari Mat Don: Jam 16.00 WIB, Mukti Mukti wafat, semoga amal baiknya diterima Allah swt. Amin.
Saya mengucap Innalillahi…. Selamat jalan, Mukti-Mukti . Abadi lagu-lagumu. Terima kasih sudah menyanyikan puisiku yang berjudul “Kita Pura-pura” (Air Mata Kopi, Gramedia, 214). Silakan menikmati:
Kita pura-pura bermimpi kehidupan dimulai saat biji kopi ditanam…
Gol A Gong


