Dua hari menjelang lebaran 2025, saya teringat Bapak dan Emak. Mereka biasanya membagikan sembako kepada janda, anak yatim, dan kaum dhuafa sehari sebelum puasa dan sehari sebelum lebaran. Kata Bapak, “Supaya mereka bisa makan.”

Lebaran 2025 ini, di kala negara melakukan penghematan, saya teringat hal yang biasa Bapak dan Emak lakukan. Teteh dan saya berkongsi. Akhirnya terkumpul sekitar 12 paket sembako untuk yang terdekat dulu. Sedikit tapi semoga berarti.

Saya bilang ke Tias, “Nabung ya sebulan 1 paket. Lebaran 2026 semoga bisa lebih 12 paket. Pinginnya sih 200 paket.” Tias mengaminkan. Isi paket sembakonya gula, mie, minyak, biskuit, dan sirup.
Gol A Gong



