Singa Depok yang Menghibur

Oleh: Muhzen Den

Setiap akhir pekan anak saya yang bungsu selalu meminta untuk jalan-jalan pagi naik si biru. Biasanya, kami jalan-jalan antara menuju Cengkong lalu putar balik ke arah Perumahan Bumi Purwasari/Salagedang Residen dan sebaliknya.

Pada akhir pekan atau hari Minggu, di sekitar Perumahan Bumi Purwasari-Salagedang Residen ada kegiatan jual-beli atau pasar kaget. Di sana selain terjadi aktivitas jual-beli juga ada hiburan, baik permainan anak-anak dan lainnya. Salah satu yang memikat anak saya justru dia menyukai hiburan singa depok/gotong singaan.

Kita ketahui bahwa masyarakat Sunda terutama di Provinsi Jawa Barat memang banyak keseniannya. Di daerah antara Karawang-Purwakarta-Subang-Indramayu kesenian singa depok selalu jadi pusat perhatian. Bahkan, kesenian ini selalu diadakan di tempat-tempat ramai, tempat acara pernikahan/sunatan, maupun di tempat acara pemerintah.

Anak saya merasa terhibur meski hanya jadi penonton. Singa depok dilakukan oleh empat orang sebagai penandu, atas singa depok ada orang atau anak kecil naik, dan diiringi lagu untuk pengiring atraksi oleh penandu tersebut. Berbagai macam gerakan oleh penandu membuat singa depok seolah hidup, dan orang-orang yang lihat pun terhibur.

Singa depok merupakan simbol perjuangan yang kuat bagi masyarakat Subang. Singa depok sebagai sindiran terhadap Belanda dan Inggris pada masa penjajahan (Amalia & Jaeni, 2023). Artinya, singa depok ternyata memiliki sejarah panjang bukan untuk hiburan saja, tapi lebih pada sindiran dan perlawan pada zaman kolonial Belanda.

Namun, sejarah tinggal sejarah sebagai catatan masa lalu. Pada masa sekarang, singa depok selain diakui sebagai kesenian rakyat juga sebagai ladang rezeki bagi komunitasnya. Karena masyarakat sekarang tidak sekadar hanya tahu sejarahnya, tapi juga mencari hiburan untuk menghilangkan kesumpekan dari rutinitas kerja atau sekolah.

Saya dan anak saya merasa beruntung hidup di masyarakat yang masih memiliki kesenian untuk tetap dilestarikan. Karena dengan banyaknya kesenian, anak-anak zaman sekarang bisa belajar sejarah atau kesenian dari para pendahulu.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==