Oleh Rudi Rustiadi
SMA Negeri 1 Kaliwungu menjadi tuan rumah kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah, Rabu (8/10). Selain diisi pelatih menulis dan motivasi literasi dari Duta Baca Indonesia, acara yang berlangsung meriah ini juga diisi dengan berbagai penampilan seni dari siswa dan guru, mulai dari menari, pembacaan puisi, hingga penampilan menyanyi yang menghibur seluruh peserta.



Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kaliwungu, Siti Nur Wiqoyati, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Duta Baca Indonesia di sekolahnya. Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi pemicu semangat bagi siswa untuk terus mengembangkan minat membaca dan berkarya melalui tulisan.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap siswa SMA Negeri 1 Kaliwungu dapat menumbuhkan kebiasaan membaca serta keterampilan menulis yang kelak berguna dalam meningkatkan daya saing di masa depan,” ungkap Wiqoyati saat memberi sambutan.



Pada sesi pertama Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, hadir memberikan motivasi kepada para siswa. Ia juga berbagi kisah inspiratif tentang tentang membaca dan menulis. Dalam sesi interaktif, Duta Baca Indonesia memaparkan bagaimana membaca buku bisa menjadikannya berdaya, memiliki kesejahteraan yang cukup hingga menjadi Duta Baca Indonesia.



“Di balik ayat pertama dalam Al Quran, ‘Iqro’ itu ada harta karun yang disiapkan Allah untuk hambanya yang menjalankan perintah pertamanya; membaca. Kalau ada yang bertanya apa harta karunnya? Lihat saja saya. Saya mendapatkan banyak hadih dari Allah selagi hidup. Bisa menulis, bisa berdaya, bahkan jadi Duta Baca Indonesia. Itu semua karena saya konsisten menjalankan perintah Allah,” jelas Gol A Gong di hadapan siswa.

Sesi kedua pelatih menulis fiksi mini. Dalam sesi tersebut, ia mengajak para siswa untuk menyalurkan ide-ide kreatif mereka ke dalam bentuk tulisan cerita fiksi. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari siswa. Mereka mengaku mendapatkan pengalaman baru dalam menulis, yaitu fiksi mini.



“Keunikan atau perbedaan Fiksi Mini versi saya dan SIP Publshselamaing adalah cerita pendek yang pendek, tetap mengacu ke unsur intrinsik. Untuk panjang-pendeknya, kesepakatan kami di sini antara 250 hingga 500 kata,” jelasnya.

Hal lainnya Fiksi Mini versi Gol A Gong dan SIP Publishing harus 1 peristiwa dalam 1 lokasi dan waktu serta ending ceritanya mengejutkan atau twist ending. Biasanya dikenal sebagai plot twist. Gol A Gong memberi contoh premis: Seperti kopi, ini kita mengenalnya dengan rasa pahit atau manis, tapi segelas kopi di fiksi mini rasanya amis darah.



