Suka Dukaku Ketika Bercerita di Depan Anak-anak PAUD, TK, dan SD

“Nah, Paman Gong waktu itu masih kecil. Sekolahnya kelas 4 tambah 1, berapa?”

Anak-anak saling menghitung jarinya. tidak penting mereka menjawab benar atau salah. Tapi biasanya ada saja yang menjawab benar. Jika ada, beri pujian.

“Paman Gong bersama teman-teman juga ingin seperti Pak Polisi. Siapa yang ingin jadi polisi?”

“Saya!”

“Paman Gong dan teman-teman, terjun payung juga. Tapi bukan terjun dari pesawat terbang, tapi terjun dari pohon. Tangan Paman Gong patah. Berdarah. Terus dibawa ke rumah dokter. Tapi rumah dokternya jauh. Harus menyeberangi sungai. Siapa yang mau jadi dokter?”

“Saya!”

“Nah, karena sudah malam, tukang perahunya sudah pulang. Di sungai itu banyak buaya yang lapar. Buaya-buaya itu mau memakan Paman Gong. Tapi Paman Gong tidak hilang akal. Buaya-buaya itu Paman Suruh berjejer. Paman melompat di punggung buaya sambil menghitung, ‘satu, dua, tiga…..”

Biasanya anak-anak ikut mengitung dengan penasaran. Saya menghabiskan hitungan di angka sepuluh sambil melompat ke sisi sungai di seberang. Biasanya anak-anak bersorak girang.

“Hore! Paman Gong selamat! Buaya-buaya itu tertipu!” teriakku senang.

Anak-anak juga senang.

“Nah, Paman Gong sampai di rumah dokter. Paman Gong bercerita kepada dokter, kenapa tangan kirinya patah. Paman Gong bilang, jatuh dari pohon, dokter. Tangan Paman Gong sakit. Harus dipotong sama dokter. Siapa yang suka naik pohon?”

Biasanya tidak ada yang menjawab. Semuanya diam.

Aku mennangkan mereka, “Naik pohon boleh asalkan hati-hati, ya. Paman Gong tidak hati-hati.”

Nah, cerita seperti ini juga cukup. Tapi jika ada waktu, aku melanjutkan dengan cerita etang Istana Cacing, Persahabatan Keluarga Cacing dan Keluarga Ayam, dan Kisah 2 Kelinci yang Mencuri Wortel Pak Tani,

Begitulah suka-dukaku setiap bercerita di depan anak TK/PAUD. Tapi itu aku hadapi santai saja. Dengan senyuman. Jika wajah kita tidak ramah karena ada rasa marah, anak-anak akan pandai membaca suasana hati kita. Biasanya suasana jadi tidak asik. Anak-anak akan bosan atau merasa tidak nyaman.

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==