Luka di tubuhmu, sudah sembuh? Denan air mata? Atau dengan puisi? Tak ada luka yang tak sembuh, seperih apapun itu luka.
Puisi Gol A Gong: Luka

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Luka di tubuhmu, sudah sembuh? Denan air mata? Atau dengan puisi? Tak ada luka yang tak sembuh, seperih apapun itu luka.

Seminar yang dikemas dalam bentuk talkshow ini menghadirkan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, sebagai narasumber utama.

Sebanyak 1.358 mahasiswa Untirta mengikuti Pembekalan KKM Tematik Literasi 2025 yang bekerja sama dengan Perpusnas RI, siap menggerakkan literasi di 105 titik desa dan kota di Banten.

Nama sastrawan Indonesia Gol A Gong tercatat dalam buku referensi penting bertajuk Indonesia: Leksikon Sastra (Индонезия Литературный Лексикон) yang baru saja diterbitkan di Rusia (Penerbit VKN, 2025).

Mari kita cari kebenaran itu di Puisi Minggu Edisi 26/II/15 Juni – 6 Juli 2025. Gol A Gong sudah mengabarkan, bahwa tak ada lagi kebenaran. Ah, kita nikmati saja kopinya sambil meresapi setiap kata puisinya!

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-2, Perpustakaan Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menggelar seminar bertajuk “Strategi Pustakawan Membangun Jenama Pribadi Perpustakaan di Era Digital”, Jumat (20/6), bertempat di Hall Utama kampus UNPRI.

Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, memotivasi mahasiswa Universitas Prima Indonesia dalam acara “Kombur Asyik”, Kamis (19/6). Kegiatan ini menjadi pembuka HUT ke-2 Perpustakaan UNPRI yang digelar Jumat (20/6) di Medan.

Acara ini merupakan hasil kerja sama antara pondok dan Rumah Dunia, komunitas literasi di Serang.

Rabu, 11 Juni 2025 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tegal menggelar acara Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah.

Mengutip Edi Wiyono, Pustakawan Berprestasi, “Tanggung jawab pembaca adalah menuliskan kembali apa yang sudah dibacanya.” Maka, nulis, nulis!

Saya meyakini bahwa kita semua mulai menyadari bahwa membaca-menulis itu mulai digandrungi. Kita bisa melihat trendnya sedang menanjak.

Era digital bagai buah simalakama. Dimakan, kepala pusing. Tidak dimakan, perut keroncongan. Apa yang harus kita lakukan sebagai orang tua melihat Gen Z-Alpha dibelit digital?

Saya yang sudah mendatangi kota-kota dari Sabang hingga Merauke, percayalah, korupsi dari rezim dinasti yang membuat Banten secara umum (minus Tangerang) dan Kota Serang, Cilegon, dan Pandeglang tertinggal jauh. Ingin tahu ledekan orang-orang tentang Kota Serang (Banten) ? Adalah: kecamatan yang besar.

Dari 34 naskah Bahasa Sunda Banten pilihan itu. kami mengelompokkannya jadi 3 bagian. Bagian pertama, penulis naskah ini memahami juknis lomba, sudah paham tentang tema cerita anak yang mengacu ke unsur intrinsik. Alur ceritanya menarik dengan konflik, karakter tokoh yang kuat, lokasi di Banten, warna lokal yang tidak tempelan, dan akhir cerita yang jadi solusi atau goal para tokohnya.

Di kawasan candi Borobudur, Magelang, tanpa melihat nama hotelnya, saya check-in. Ketika diberitahu tarifnya Rp 7 juta/malam, saya nyengir kuda. Sudah terlanjur check in, sekalian norak saja, saya berterus terang cuma punya dana Rp 3 juta. Ternyata tidak ada. Saya meminta maaf dan ngeloyor pergi. Hah! Salah masuk saya!

Agenda Duta Baca Indonesia 2021-2025 di bulan Juni 2025:

Label “Duta Baca” itu tidak dilombakan. Itu adalah terkait moral, kebiasaan. Bagaimana mungkin sebagai Duta Baca, tidak perlu membaca? Mestinya Duta Baca itu harus jadi role modele, tauladan dalam hal literasi baca-tulis sebelum ke literasi lainnya. Syukur-syukur di rumahnya ada perpustakaan pribadi dan sudah menulis dengan bukti cetak berupa buku-buku.