Seperti halnya kamu yang kecanduan rokok, barangkali saya kecanduan traveling. Jujur saja, saya kangen menyandang ransel, berpindah dari satu kota ke kota lainnya, bertemu banyak orang dan menulisannya.
Aku Ini: Backpacker

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Seperti halnya kamu yang kecanduan rokok, barangkali saya kecanduan traveling. Jujur saja, saya kangen menyandang ransel, berpindah dari satu kota ke kota lainnya, bertemu banyak orang dan menulisannya.

Bahkan ketika di Bandung, aku lari dari Cikutra ke Dago Pakar, terus ke Maribaya setiap Minggu pagi. Itu karena aku ingin jadi juara dunia badminton. Alhamdulillah, aku juara badminton di Asian Para Games (Solo, 1986) dan Jepang (1989)

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh peserta yang lolos seleksi penulis naskah cerita anak bahasa daerah dari berbagai latar belakang, seperti guru, pegiat literasi, dan mahasiswa. Mereka dibimbing secara langsung dalam teknik menulis cerita anak.

Desember 2025, amanah saya sebagai Duta Baca Indonesia selesai. Kemudian saya akan menyandang ransel menyusuri Thailand, Laos, Vietnam, China, terus ke Asia Tengah, dan Eropa Timur.

Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, menggelorakan semangat literasi kepada anak-anak dan pelajar di Desa Curug Agung, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Selasa (29/7/2025) dalam acara peresmian perpustakaan desa Tunas Harapan sekaligus bincang literasi.

Dalam rangka memperingati Hari Puisi Indonesia ke-13, Rumah Dunia berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan Parade Pembacaan Puisi.

Tentu tidak gratis. Saya bertaruh. Kadang bisa dapat Rp. 50 ribu – Rp. 100.000,- Makan sepiring antara Rp 500 – Rp 1000, Kamar hotel di sebelah stasiun kereta atau di terminal bus masih ada yang Rp. 10.000 – Rp 25.000,- asalkan tengah malam tutup kuping karena akan terdengar “ah uh ah uh” dan cekikikan atau tangisan perempuan.

Ya, saya memaklumi. Usia yang sudah 63 tahun nanti, harus realistis juga. Anak ketiga siap menemani. Sekalian merayu si Bungsu. Semoga Allah memudahkan segala rencana traveling bertiga ini, ya.

Biasanya kami sekeluarga backpacking. Tapi anak pertama dan kedua sudah punya kesibukan masing-masing. Sedangkan Tias Tatanka memilih di rumah, menunggui cucu pertama lahir. Semoga Allah memudahkan rencanaku ini.

Suasana hangat dan syahdu menyelimuti Sekolah Alam Bratakasian pada Kamis sore, saat peluncuran buku puisi esai berjudul Jejak Luka di Kaki Ciremai.

Ratusan siswa SMPN 1 Kuningan berkumpul di aula sekolah menyambut kehadiran Duta Baca Indonesia untuk berbagai cerita manfaat membaca dan menulis, dalam kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah.

Suasana berbeda tampak di halaman SMP Negeri 1 Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, pada Rabu pagi (23/7).

Tahun depan usia saya 63 tahun. Saya bisa memaklumi kekuatiran Tias kalau saya traveling sendirian ke IndoChina, Asia Tengah, dan Eropa Timur. Saya tidak mau takabur. Akhirnya solusi dicari. .Tias bertanya kepada putra ketiga kami, Jordy Alghiffari, “Apakah mungkin nemenin Papah traveling?”

Bayangin, 4 hari seru di Thailand, keliling tempat ikonik, dan kamu dibimbing langsung menulis kisah perjalanan oleh Gol A Gong, penulis yang sudah menjelajah 20 negara!

Kantor Bahasa Provinsi Banten mengadakan kegiatan Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi dalam Rangka Pemberdayaan Komunitas Literasi di Kota Cilegon.

Santi meletakkan termos di rumput dan memutar kursi roda dengan hati-hati agar posisi Arman nyaman melihat gunung Kinabalu.
Risa mengabadikan peristiwa itu dengan kameranya. Dia merasakan tatapan Arman begitu dalam kepada Santi.

Akan ada 200 Buku Fiksi Mini. Satu buku ada 50 fiksi mini. Gol A Gong sedang fokus menulis. Hingga 11 Juli sudah 27 Fiksi Mini selesai ditulis. Di setiap buku antologi fiksi mini,
akan ada satu fiksi mini yang saya tulis. Ayo, bergabung. Tidak dipungut bayaran, bahka ada hadiah total Rp 10 juta bagi yang fiksi mininya masuk 10 besar.