Halal bihalal adalah momen terbaik untuk kumpul keluarga besar kedua belah pihak. Tahun ini di pihak istri, tahun berikutnya di suami. Anak-cucu kumpul semua. Tapi sudah 2 lebaran tanpa Bapak dan |Emak.
Cabut Uang Halal Bihalal Lebaran 2024

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Halal bihalal adalah momen terbaik untuk kumpul keluarga besar kedua belah pihak. Tahun ini di pihak istri, tahun berikutnya di suami. Anak-cucu kumpul semua. Tapi sudah 2 lebaran tanpa Bapak dan |Emak.

Apa kue favoritmu saat lebaran? Pasti nastar, ya? Kalau saya Khong Guan dan kue gipang? Apa itu kue gipang?

Halal Bihalal sudah jadi tradisi setelah lebaran. Ada yang di hotel, di pantai, atau di rumah. Kami dari keluarga Haris Sumantapura berkumpul di Museum Literasi Gol A Gong.

Dakwah bil qolam, menyampai pesan-pesan baik lewat cerpen. Kali ini dalam suasana lebaran, Gol A Gong menyodorkan kisah tentang seorang ayah yang igin membelikan baju baru untuk anak lelakinya. Selamat lebaran 1445 H, mohon maaf lahir dan batin.

Setelah har pertama halal bihalal dengan keluarga Pak Murji – besan dari Teh Dian, kami harus menyiapkna hiburan untuk halal bihalal keluarga ka mi – Haris dan Atisah, Jum’at 12 April 2024.

Saya dan Jordy tentu gembira, karena spot-spot fotonya dipakai untuk selfie dan wefie. Jum’at besok, H3 Lebaran, tepatnya 2 April 2024, keluarga besar kami – Haris Sumantapura, akan datang halal bihalal.

Bagi saya yang biasa merayakan lebaran di luar kampung halaman, tentu ini merupakan sebuah momen menggembirakan, dulu ketika masih d pondok atau ketika Sekolah di Tangerang saya biasanya pulang setelah pelaksanaan sholat Id.

Saya dan Tias Tatanka sudah sepakat, bahwa tidak akan mengekang mimpi mereka. Jordy sekarang kuliah di Akademi Film Yogya dan si bungsu di Sastra Korea, UPI, Bandung. Bahkan ketika keempat anak kami mengatakan, “Kami tidak akan tinggal di Serang. Nanti kami akan transfer bulanan, membantu Rumah Dunia,” itu sudah merupakan sikap optimis.
Di Indonesia itu berbeda puasa hari pertama dan lebaran, itu sudah biasa. NU dan Muhammadiyah, sering berbeda pendaat. Ka,li ini Abuya Dimyati dari Cidahu Pandeglang berbeda dengan lebaran versi pemerintah.

Saya sudah 26 tahun tinggal di Komplek Hegar Alam, Kota Serang. Entah sudah berapa kali salat Iedul Fitri di masjid Komplek Hegar Alam. Ada banak perubahan Warga datang dan pergi. Kami saling memaafkan.

Dulu parcel. Kini hampers. Begitulah kebudayaan. Setiap lebaran selain tradisi ketupat, lontong, dan opor ayam, hampers pun jadi semacam tradisi untuk mempererat persaudaraan. Tapi yang paling penting adalah saling memafkan dan jadi manusia baru dengan segala kebaikan.

Sejak kecil yang paling saya suka adalah hidangan kue-kuenya. Sangat beragam. Ini adalah tradisi sekaligus ragam rasa kuliner nusantara. Perlu kita rawat dan lestarikan.

Ya, sekarang setiap lebaran kebahagiaan itu tidak pernah komplet lagi. Ada yang mengganjal di hati. Seperti slilit sang kiyai Emha Ainun Najib.

Jika keadaan seorang muslim setelah Ramadhan tetap baik dan banyak mengerjakan kebaikan merupakan indikator amalnya diterima, namun jika kebalikannya?