Bermimpilah, Lalu Bangun dan Wujudkan!

Setelah tangan kiriku diamputasi pada tahun 1974 (kelas 5 SD), hidupku dihiasi olahraga dan baca buku.

Kemudian menonton dan mendengarkan musik membuatku hidup rileks dan penuh mimpi.

Aku ingin terbang ke mana-mana.Kata Bapak, “Jika kamu bermimpi, segera bangun dan wujudkan!”

Olahraga dan buku membuatku lupa, bahwa aku memiliki kekurangan.

Di bulan puasa 1442 H ini, selain kepada Emak-Bapak, adik-kakak, anak-isteri, keluarga besar, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang sudah mendukung, menemani mimpi-mimpiku.

Tanpa kalian, aku hanyalah debu.

Gusti Allah SWT sing mbales…

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5