Kita cenderung segera melupakan mimpi, dan kemungkinan besar orang yang jarang mengingat mimpinya sebenarnya hanya lebih mudah melupakannya.
Mengapa Orang Sering Lupa dengan Mimpinya?

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Kita cenderung segera melupakan mimpi, dan kemungkinan besar orang yang jarang mengingat mimpinya sebenarnya hanya lebih mudah melupakannya.

Di usiaku yang ke-20 tahun, aku sudah berhenti bermain game dan mengubur dalam-dalam mimpiku menjadi seorang gamer. Kini aku memilih untuk fokus membuat karya di bidang lain.

Jika belum berhasil, rawatlah terus mimpimu yang setinggi langit itu. Seperti juga aku, yang hingga di usia 61 tahun ini tetap merawat mimpi keliling dunia! Selamat berjuang.

Setelah tangan kiriku diamputasi pada tahun 1974 (kelas 5 SD), hidupku dihiasi olahraga dan baca buku. Kemudian menonton dan mendengarkan musik membuatku hidup rileks dan …