Saya tak pandai menulis puisi dan sudah lama juga tak menulis karya lainnya. Tapi hari ini saya ingin sekali menulis untuk Abdul Salam.
Obituari: Kularungkan Semacam Puisi Untukmu, Salam!

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Saya tak pandai menulis puisi dan sudah lama juga tak menulis karya lainnya. Tapi hari ini saya ingin sekali menulis untuk Abdul Salam.

Sekarang, saya tak bisa lagi membalas kebaikan-kebaikannya, selain menambah nama almarhum Abdul Salam Bin almarhum H. Husni dalam daftar penerima hadiah fatihah dan yasin di keluarga saya. Sampai tidak sampai, saya yakin Tuhan lebih tau maksud hamba-Nya.

Selamat jalan, Abdul Salam. Kamu berhasil menjadi manusia yang meninggalkan kesan yang sangat baik dan mendalam di hati saya (dan saya yakin di hati banyak kawan lainnya). Saya merasa bangga dan beruntung menjadi kawanmu.

Ketika diamanahi menjadi Presiden Rumah Dunia 2020-2024, Abdul Salam tekun untuk menjalankan aktivitas literasi bersama relawan lainnya. Selamat jalan, Salam. Nanti kami menyusul.

Datang dan pergi. Begitulah kita. Pada akhirnya semua akan berakhir. Abdul Salam, relawan Rumah Dunia sejak 2007 an kemudian jadi Presiden Rumah Dunia 2015-2020, mengelola Rendez-vous Cafe pada 2020, Manajer Gong Publihing , mendahului kita semua pada Senin, 30 Desember 2024 pukul 02.27 WIB di RS Drajat Prawiranegara, Kota Serang.

Ketika ditetapkan jadi Duta Baca Indonesia, saya lapor, Marissa senang sekali. Ketika relawan Rumah Dunia mau mengambil rumah di perumahan dimana Ikang jadi boss-nya, dia membantu menginfokan ke Ikang. Akhirnya rumah yang didambakan relawan berhasil didapat.