Obituari: Al Fatihah dan Yasin Untukmu, Salam!

Oleh Langlang Randhawa

Beberapa dialog dari sang “pelayan” ini tak akan pernah hilang dari ingatan.
“Kang, udah di Serang lagi? Saya bikinin kopi, ya? Atau dugan? Mau?”
Di hari lampau, semasa saya masih aktif di Rumah Dunia. Kalimat-kalimat penuh makna penghormatan itu juga tak terhitung banyaknya.

“Makan, ya. Saya ambilin ke dapur Bu Tias.”
“Jajan, yuk, Kang. Saya traktir.”
“Kalau pindahan rumah, bilang-bilang, Kang. Saya bantuin.”
“Saya panen mangga, Kang. Mau, gak?”
Dan banyak lagi.

Sekarang, saya tak bisa lagi membalas kebaikan-kebaikannya, selain menambah nama almarhum Abdul Salam Bin almarhum H. Husni dalam daftar penerima hadiah fatihah dan yasin di keluarga saya. Sampai tidak sampai, saya yakin Tuhan lebih tau maksud hamba-Nya.

*) Langlang Randhawa adalan relawan Rumah Dunia angkatan ke-4, menulis beberapa novel, dan skenario sinetron di TV

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==