Setiap hari kita melihat ketidkadilan, menyaksikan bencana, menyadari keteledoran. Kia bisa menumpahkannya dengan berbicara 1 menit di Reels, TikTok, atau Live IG, Live FB. Atau membuat film pendek, lukisan, puisi, atau prosa. Wartawan menulisnya dalam berita. Tapi tahukah, kalau sebetulnya ada cara lain dalam mengungkapkan kegelisahan itu? Yaitu: menulis esai.


Halaman: 1 2

