Hari demi hari bergulir, saya hanya bisa mengamati gedung Perpusnas RI dari jauh. Saya beum punya alasan kuat untuk datang. Saya dengan kesibukan sebagai pegiat literasi di Rumah Dunia, menjadi pemateri pelatihan menulis bersama Kemdikbud RI, Badan Bahasa, dan institusi pendidikan di daerah.

Empat tahun kemudian, pandemi Covid-19 melanda dunia. Tiba-tiba saja pada 30 April 2021, Perpusnas RI menetapkan saya sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025, mneeruskan perjuangan Najwa Shihab. Saya dikukuhkan oleh Syarif Bando!


Saya difasilitasi mobil operasional, agar bisa menjangkau masyarakat di daerah. Dia sangat mendukung program Gerakan Indonesia Menulis.“Saya ingin di setiap seminar, Kepala Daerah memberikan souvenir dalam bentuk buku sejarah wilayahnya,” begitu Syarif Bando berharap.

Apalagi agenda prioritas pembangunan Presiden RI, Joko Widodo, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, bahwa budaya literasi menjadi salah satu indikator dalam membangun revolusi mental kebudayaan.


