Tiba-tiba, “Sudah sampai,” Nazar membangunkanku. Tentu kaget. Rupanya saya tertidur. Saya akui, ada batu besar mengganduli kedua mata saya.
“Kita menghangatkan badan dulu,” kata Nazar. Saya melihat mobil diparkir di warung makan bernama Bombay. Saya memesan teh tarik dan martabak telur. Nazar nasi goreng.

Nazar bercerita, bahwa perjalanannya nyaman sekali. “Saya merasa tidak melihat ada 3 gunung. Biasanya agak repot, tapi aneh, tiga gunung itu ke mana?”
Saya merespon. “Saya yakin, Allah meindungi kita. Allah mengirimkan malaikat-malaikatnya untuk mempermudah perjalanan kita yang sedang berjihad menyebarkan iqra dan qalam.”

Kami check in di Aiva Losmen di jalan Nasional Sp. Swadaya, Tlp. 0655 – 7551771, Hp. 0813-6290-0158, Meulaboh, Aceh Barat. Harga kamar Rp. 300 ribu. Nyaman. Kamar mandi di dalam, TV, ber-AC, ada shower dan air panas, juga hitter untuk menyeduh air panas jika ingin ngopi dan nge-teh. Saya suka losmen yang dikategorikan hotl melati ini, karena datar dan ada terasnya serta langsung bisa mengakses kehidupan.
Salam Literasi
Berdaya dengan Buku
Gol A Gong


