Traveling: Efi Saferi Setelah Pensiun Traveling Keliling Indonesia Naik Vespa

Sudah sekitar seminggu, kami tiba di Kroya. Kami hendak menunggu kereta gerbong ke Yogya pukul 01:00 WIB. Yogya sebentar lagi. Kami tertidur pulas di peron. Pagi hari, Efi dan Tato memberi kabar duka, dompet mereka hilang – kemungkinan dicopet. Saat itu ada rombongan lain dari Jakarta yang juga tidur di peron. Ketika kami bangun, mereka sudah tidak ada.

Sekarang saya tetap traveling dengan amanah sebagai Duta Baca Indonesia. Tato pensiunan dari Krakatau Steel. Dan Efi Saferi kini menyusuri Indonesia dengan motor Vespa.

“Saya punya Vespa lima. Paling tua tahun 1961,” cerita Efi, yang pensiun dari American Oil Company tahun 2021.

Efi merasakan betul hidup formal – nine to five – sebagai karyawan di sebuah perusahaan sangat monoton. Ketika pensiun, Efi berikrar akan mengelilingi Indonesia, mengenal orang Indonesia lebih banyak lagi.

“Selain bersilaturahmi dengan komunitas Vespa, juga menikmati keindahan alam Indonesia, dan arsitektur bangunan di setiap kota,” kisah Efi, yang ketika wawancara berlangsung – Senin 10 Oktober 2022, sedang istirahat di sebuah warung menuju Entikong, Kalimantan Barat.

Efi sudah menyusuri Sumatra, dari Cilegon hingga Sabang pada Oktober 2021. Dia tidak pernah tidur di penginapan, tapi memilih tidur di mushola POM bensin, warung, atau di teman-teman komunitas Vespa.

Awal 2022, Efi menyusuri Jawa hingga ke Lombok. Modalnya tidak sampai jutaan karena operasional hanya bensi dan makan.

”Saya hadir di ‘International Vespa Day’di Nusa Dua, April 2022. Saya bertemu dengan banyak komunitas Vepa di Indonesia. Merekalah yang kemudian membantu saya di setiap kota yang saya lewati. Persaudaran sesama pengendara Vespa sangat tinggi,”

Sekarang – 10 Oktober 2022 – Efi sedang berada di ruas jalan Pontianak – Entikong. Di sebuah warung. Infomasi ada longsor jadi perbincangan hangat.

“Saya berangkat ke Pontianak dari pelabuhan Patimban, Subang, Rabu 5 oktober 2022. Naik kapal barang. Dibantu teman Vespa juga. Di laut 4 malam. Ngobrol sama supir-supir truk yang membawa sembako. Makan mie rebus terus,” Efi tertawa bahagia karena mengobrol dengan supir truk adalah yang dia inginkan sejak dulu.

Kali ini Efi naik Vespa PX Exclusive tahun 1994. Saat itu dia membeli dengan harga Rp. 3 juta. Sekarang sudah Rp. 20 juta.

“Sayang, ada longsor. Saya nggak akan meneruskan ke Entikong. Tapi kembali ke Pontianak, terus ke Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur. Mingin dua bulan,” kata Efi lewat telepon.

Di rumahnya di Lopang Indah, si bungsu di SMA. Si sulung sudah bekerja di Krakatau Steel dan berkeluarga. Istrinya setia menunggu kepulangannya.

“Terima kasih kepada istriku, yang memberi restu perjalanan saya ini,” Efi menutup pembicaraan, karena akan meneruskan perjalanan.

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==