Wisata Keluarga ke Mahoni Bangun Sentosa Kota Serang

Tiba di stasiun 15 menit sebelum kereta berangkat. Antrian sudah mengular di depan loket, mungkin karena suasana libur panjang. Mengingat istri dan anak-anak tidak ada yang divaksin, saya iseng bertanya pada bapak-bapak di depan saya.


“Pak, tetap harus nunjukin keterangan vaksin ya?” “Yang penting ada salahsatu yang sudah vaksin!” jawaban sibapak membuat saya sedikit tenang. Karena melihat petugas masih scaning Peduli Lindungi akhirnya saya pun terpaksa menginstalnya, meski masih ragu apakah istri dan anak-anak saya bisa lolos apa nggak, saya tetap antri hingga tiba di loket. Sial begitu hendak bayar saya ternyata tak terpikirkan membawa kartu keluarga yang dipinta petugas. Akhirnya kami balik ke rumah dengan hati mangkel.

Di rumah kami diskusi apakah tetap mencoba naik kereta, atau cari alternatif menuju tempat liburan yang lain. Karena si Rayya ingin ke MBS (Mahoni Bangun Sentosa) kami pun menyetujuinya walaupun sebenarnya malas, mengingat wahananya hanya spot foto melulu.

Sebelum ke MBS istri saya meminta mampir terlebih dahulu ke stasiun untuk memastikan apakah masih menggunakan syarat vaksinasi atau sudah dibebaskan. Ternyata meski masih diberlakukan, alhasil kami benar-benar urung mengedukasi si Nussa yang belum pernah naik kereta.

Kami pun meluncur ke Mahoni Bangun Sentosa (MBS). Wahana seluas kurang lebih 7 hektare di Lingkungan Kemanisan, Curug, Serang-Banten.

Setiba di MBS, setelah memarkir motor dan membayar tiket masuk 25 Ribu perorang, kami langsung naik mobil wara-wiri dengan tiket 5 Ribu perorang, ternyata pas dibawa keliling di areal MBS sudah ada tambahan area bermain anak dan spot edukasi lainnya.

Wah. Wahana-wahana yang baru itu membuat si Nussa dan Rayya begitu antusias ingin segera turun dari mobil, keduanya langsung membeli tiket coursel dan excavator.

Di MBS anak-anak kami ajarkan membeli tiket sendiri untuk menumbuhkan mental keduanya. Mereka begitu antusias menikmati liburan panjang di MBS, akhirnya urung naik kereta ke Rangkas kereta mainan pun jadi.

Nah, liburan keluarga di bulan Juli ini ke MBS saja. Tapi memang harus menyiapkan banyak dana. Saya hitung tiket masuk Rp. 25 ribu/orang. Tiket masuk ke wahana bervariasi, mulai dari yang Rp. 5 ribu, ada yang rp. 10 ribu. Kurang lebih dana yang saya keluarkan Rp. 400 ribu. Kalau semua wahana dijabani mah bisa Rp. 500 ribu lebih.

Buat anak, mengapa tidak. Ini adalah literasi keluarga. Jangan sampai kita menyesal nanti. Hidup mereka sebagai anak-anak sebentar, seperti kilat. Tanpa kita sadari, saat bangun pagi anak-anak kita sudah dewasa! *

Anas Al Lubab

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==