Ziarah ke Makam Bapak di Kampung Ciloang

Kami sekeluarga juga ziarah ke sana. Warga Komplek Hegar Alam membeli sebidang tanah di sana untuk rumah masa depan kami. Bapak dan suami Teteh dimakamkan di sini. Kali ini kami berlima komplit hadir; Teh Dian, saya, Gosal Evi, dan Iva si bungsu dari Cilengsi juga hadir. Plus Hasan dan Wawat, yang sudah kami anggap kakak sendiri.

Bapakku atlet. Dia sarjana olahraga dari FPOK IKIP Bandung. Lahir di Purwakarta 30 Agustus 1934 dan wafat 15 Desember 2007. Bapak terlalu cepat pergi. Bapak tidak sempat melihat gelanggang remaja Rumah Dunia yang mulai dibangun pada 2011. Bapa ikut membangun Rumah Dunia di awal, 1998 – 2006. Di kursi roda, Bapak membantu mengawasi dan menyemangati para relawan Rumah Dunia generasi pertama. Bapak donatur tetap Rumah Dunia semasa hidup.

Bapak yang mengajak saya berolahraga setelah tangan kiriku diamputasi pada 1974. Bapak yang memberi kami kemewahan berupa perpustakaan di rumah. Bapak yang melatih anak-anaknya badminton. Bapak yang meminta anak-ananya hidup dari haknya saja, bukan hidup dari mengambil sesuatu yang bukan haknya. Bapak yang mengajarkan, agar membantu orang-orang yang sedang mencari ilmu tapi kesulitan.

Kami sekeluarga berziarah ke makam Bapak. Aa Tedi – istri Teh Dian juga dimakamkan di sini. Aa Tedi wafat 22 Februari 2020. Aa Tedi kakak terbaik kami. Sayang usianya tidak lama, lahir 9 April 1962. Kami kehilangan mereka – 2 lelaki terbaik milik kami. Bapak yang selalu mengajak kami berdialog di meja makan. Bagi kami, meja makan adalah literasi keluarga – tempat kami saing mencurahkan isi hati.

Di pemakaman ramai orang berziarah. Kami juga bisa bersilaturahmi dengan orang-orang Kampung Ciloang, yang selama ini mendukung keberadaan Rumah Dunia.

Cucu-cucu kami ribut ingin beli mainan. Pemakaman kampung yang ditumbuhi pohon beringin jadi tidak angker lagi karena banyak pedagang mainan.

Jika tiba saatnya nanti saya dipanggil Allah SWT, saya meminta dimakamkan di Rumah Dunia saja, agar di masa depan Rumah Dunia tidak dijual. Rumah Dunia harus diwariskan turun-temurun sebagai oase.

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==