Roy dan Blue Ransel

Kamis 31 Desember, hari terakhir di tahun 2020. Biasanya ketika muda saya ke pantai, begadang sampai pagi. Masa remaja, masa yang paling indah. Saya selalu memikirkan rencana, kapan saya bisa menjelajahi dunia? Kata Bapak, “Sebelum keliling dunia, kenali dulu Indonesia.”

Saat itu memiliki ransel adalah impian saya yang lain. Ransel bagi saya barang mewah. Setiap ke Bandung, saya paling gemar ke alun-alun. Di depan Kantor Pos, ada toko alat-alat bertualang. Namanya Jayagiri.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Puisi Gol A Gong: Aku Sudah Berkali-kali

Aku gegar otak tapi sempat menulis pesan: Apakah para penghasut sudah ditangkapi?

Teman-temanku bingung menjawabnya lebih mudah menangkapi koruptor dia bisa berbagi duit di bui jika penghasut licin bagai belut didor saja di jalanan

Aku gegar otak tapi sempat menikmati berita TV: Apakah kita masih marah saat beragama?

Aku kini sudah mati berkali-kali orang menghidupkanku lagi dan lagi

*) Gol A Gong, Rumah Dunia 20-11-2020

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Dullah si Borsalino di Film Balada Si Roy

Dalam sebuah novel, kadang tokoh antagonis mendapatkan tempat di hati pembaca. Dia tidak selalu harus kriminal, jadi pembunuh tapi dia adalah tokoh yang tidak menyukai tokoh utama dan berusaha menggagalkan cita-citanya.

Di novel serial Balada Si Roy, saya membuat tokoh-tokoh tidak sempurna, termasuk Roy sebagai tokoh utama justru berada di wilayah abu-abu. Dullah di sini mendapatkan porsi yang cukup kuat yaitu tokoh antagonis. Pembaca banyak yang menyukai dan mengidentikan dirinya sebagai Dullah, pemimpin geng sekolah Borsalino.

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Setelah Menulis, Bercocok Tanaman Hias

Di bulan Desember 2020 ini, hampir setiap malamn hujan dan sisanya gerimis di pagi hari. Kampungku basah. Hari itu Jum’at 18 Desember 2020 ada webinar dengan Perpusnas RI soal Duta Baca Indonesia. Setelah itu aku harus melanjutkan menulis Prekuel Balada Si Roy: Spider.

Tapi mengawali pagi itu, kutengok beberapa pot tanaman hias yang tak terurus. Hmmm, aku harus membeli banyak pot, nih. Hmmm, berkah pandemi Covid-19, aku jadi peka terhadap halaman rumah.

Aku lihat hanya ada 2 pot tanaman lidah mertua. Dulu punya banyak lidah mertua. Sekarang sedang kurapikan lagi. Tinggal ini yang tersisa jenisnya. Dulu pernah punya yang warna hijau, yang pendek…

Aku rasa, mulai sekarang harus memasukkan lagi kebiasaan mengurusi tanaman setelah menulis novel. Aku diajari Emak dan Bapak. Sewaktu kecil, aku ingat di teras rumah Emak Bapak banyak tanaman hias kuping gajah, wijaya kusumah, lidah buaya, lidah mertua…. (GG

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Balada Si Roy di Desa Warung Banten

Hilman Lemri, relawan Rumah Dunia ikut touring bersama Motor Literasi Bantgen ke Sawarna, Kabupaten Pandeglang, pada 25-26 Desember 2020. Hilman menyumbang satu novel Balada Si Roy ke Kepala Desa Ruhendi yang membangun Taman Bacaan Masyarakat Desa Warung Banten.

“Alhamdulillah dapat buku yang sedang banyak dicari yaitu Balada SiRoy karya mas Golagong Penulis. Terimakasih atas bukunya mas Golagong Penulis. Ditunggu Film layar lebarnya,” begitu Jaro Ruhendi menulis di status FB-nya pada 26 Desember 2020. (Mister Gokref)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Sutono Suto: Sejak SD Membaca Balada Si Roy

SD, baca potongan Balada Si Roy dari kertas bungkus nasi. Kemudian sempat pinjam majalah Hai dari tetangga yang waktu itu sudah remaja yang punya Hai. Tahun berselang, saya sering melihat nama Mas Golagong nulis skenario sinetron atau novelnya di layarkacakan, salah satunya Pada Mu ku bersimpuh.

Lulus SMA, mulai kenal Annida dan baca cerpen Mas GolagongPenulis di sana. Kemudian saya gabung dengan FLP Tegal. Pas Munas Flp 2009, saya sebangku dengan relawan Rumah Dunia yang juga aktivis Flp Serang. Saya dapat nomor hp mas gong dari dia. Iseng sms mas gong, pas sidang komisi, mas gong bales, isinya ndak bisa datang ke munas karena pengapuran tulang. Membaca sms itu, antara senang dan sedih.😢

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5