Vera berlari kecil saat datang, karena gerbang sekolah akan di tutup. Jam sudah menunjukkan waktu masuk sekolah. Anak-anak SMAN 1 Larantuka dikumpulkan di lapangan untuk diabsen dan dibagi kelas sesuai dengan minat dan bakatnya.

Di bawah pohon saya dan Vera bercerita. Lalu Vera mengajak saya untuk masuk ke ruang guru. Di pintu masuk ada ruang tunggu. Berderet foto-foto Kepala Sekolah SMAN 1 Larantuka dari masa ke masa.
Vera menunjuk salah satu foto tersebut. “Ini Bapak saya, Bang. Beliau pernah juga menjadi kepala sekolah di sini.”

Ayah Vera meninggal saat ia masih SD. Vera begitu akrab dengan ruang dan tempat di SMAN 1 Larantuka . Beberapa guru juga dia kenal.



