Resensi Film When Marnie was There : Kesepian

Oleh Ardian Je

Temani anakmu selalu, terutama saat ia masih kanak. Yang ia butuhkan bukanlah rumah yang mewah, tetapi hati dan tubuh orang tuanya untuk bermain, untuk menghidupkan hari-harinya. Tak ada yang lebih membahagiakan hati seorang anak selain canda dan tawa yang tercipta dari cerita dan permainan bersama orang tuanya.

Harta yang paling berharga bagi seorang anak adalah orang tuanya. Jika disuruh memilih antara matahari dan bulan dengan ayah dan ibu, pastilah si anak akan memilih ayah dan ibunya, meski dunia akan menjadi hancur sekalipun.

Itulah yang saya dapatkan setelah menonton anime movie When Marnie was There (Omoide no Maanii, 2014) yang diproduksi oleh Studio Ghibli. Anime ini diadaptasi dari novel berjudul sama dari penulis Inggris Joan G. Robinson yang terbit pada 1967.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==