Resensi Film When Marnie was There : Kesepian

Kesepian

Barangkali kesepian adalah hal yang paling mengerikan bagi setiap manusia di muka bumi ini. Bagaimana tidak, siapa yang bisa hidup dengan baik bersama kesepian, sementara manusia adalah makhluk sosial sekaligus makhluk yang lemah sehingga ia membutuhkan makhluk dan hal lain untuk kelangsungan hidupnya, kesehatan mental dan jiwanya?

Karena ia dianugerahi hati dan perasaan bagi raga dan jiwanya, makai ia pun membutuhkan cinta dan kasih dari luar dirinya—selain ia harus dapat memberikan cinta dan kasih itu dari dirinya untuk dirinya sendiri terlebih dahulu. Dengan begitu ia akan merasa bahagia. Sebaliknya, jika ia tak mendapatkannya, jiwanya menolak, hatinya merasa sedih. Dan di saat itulah titik terawan seorang manusia: ia bisa kehilangan segalanya, termasuk akal sehatnya. Apalagi jika itu terjadi pada seorang anak.

Dan sialnya, itu terjadi pada Marnie, seorang gadis kecil dari keluarga kaya raya namun ia kekurangan cinta, kasih sayang, perhatian dan keberadaan orang tuanya yang terlalu sibuk dengan urusan lain. Dan dengan cara gaib, ia mewariskan ingatan dan kisahnya kepada Anna dan Sayaka, dua gadis kecil yang sama-sama selalu bermimpi dan seperti berkomunikasi langsung dengan Marnie.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==