Aku ini sebetulnya relawan literasi. Itu sudah aku lakukan sejak 1990-an, saat masih bujang. Sekarang di Komunitas Literasi Rumah Dunia sejak 1998. Aku ingin menyebarkan keberuntunganku dalam hidup karena iqro dan qalam.


Aku menulis ini dengan maksud agar anak-cucu kita mendapatkan cakrawala berpikir baru, bahwa iqro dan qalam adalah cara yang produktif dan efektif dalam mengarungi hidup yang keras ini. Apakah ada manfaatnya ketika kita iqro dan qalam? Tentu ada. Secara materi? Banyak.

Halaman: 1 2

