Alif: Tukang Pentol Bakso yang Pandai Berbahasa Inggris di Kampung Inggris Pare Kediri

Ternyata, Mang Alif ini tidak belajar secara formal untuk bisa melafalkan bahasa Inggris dengan baik. Dia hanya menyimak kosakata yang diucapkan oleh orang atau menghafalkan beberapa kata yang penting yang berkaitan dengan jual beli.

Pria 26 tahun ini mengaku kepada saya, motivasi belajar bahasa Inggris adalah untuk menarik perhatian pembeli agar beda dengan yang lain. Untuk itulah omsetnya makin meningkat dari waktu ke waktu.

“Dulu bapak yang ngajak saya jualan di Kampung Inggris. Alhamdulillah, kami bisa menjual sampai 13 gerobak dan hasilnya sangat memuaskan,” katanya.

Namun, usahanya pernah jatuh total saat Covid-19 menyerang. Hal ini disebabkan, Kampung Inggris juga ikut tutup sehingga tidak ada para peserta kursus dan itu sangat merugikan, membuat usahanya merugi terus.

“Waktu Covid-19, saya pernah berjualan tidak menghasilkan uang sepeserpun, padahal kebutuhan keluarga sangat besar,” katanya mengingat masa lalu.

Setelah kondisi Covid-19 terkendali, kampung Inggris kembali membuka bagi siapa saja yang ingin belajar bahasa. Dan tentu saja, Alif merasa bersyukur karena omset penjualannya kembali normal.

Sekarang, Alif mengaku sedikit kewalahan dengan harga bahan pangan makin meningkat. Dia mengatakan ini juga dampak dari BBM Bersubsidi naik pada 03 September 2022—yang diumumkan oleh Presiden Jokowi.

“Saya sih berharap kepada pemerintah, janganlah nambah beban masyarakat. Tolong dong jangan buat peraturan yang aneh, kemudian menaikkan harga dengan seenaknya. Pikirin dong masyarakat kelas bawah seperti saya,” pungkasnya sambil menutup panci pentol.*

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==