Di kapal cepat Lembata kami bertemu dengan Mama Vero – begitu kami biasa menyapa. Perjalanan sekitar setengah jam, akhirnya kami sampai di Pelabuhan Waiwerang.

Perjalanan berlanjut dengan menggunakan pick up untuk sampai di Sanggar tempat penutupan festival, 22 juli 2023. Sesampainya di sanggar, kami di sambut hangat Om Yami – suami Mama Vero .
Saya terheran-heran ketika melihat anak-anak perempuan lalu-lalang disanggar. Saya baru melihatnya.
Om Yami juga Mama Vero bercerita, “Mereka setiap hari berjualan kue keliling di sekitar balai desa tempat festival berlangsung.”

Sudah seminggu ini mereka berlatih dance. Mama Vero menjanjikan mereka untuk bisa tampil diacara penutupan Festival Sepanjang Musim. Nona, Hikmah, Siren , Vira dan Dalfa senang sekali mendengarnya. Mereka giat berlatih. Mereka hobi menari, tapi tak lupa akan tanggung jawabnya membantu keluarga dengan berjualan roti dan kue .
Setelah mereka selesai berlatih, Om Jhon dari Nara Teater membeli roti dan kue jualan Nona.

“Saya senang sekali kuenya di beli Om Jhon,” kata Nona gembira. Anak manis dengan mimpi yang indah untuk masa depannya.

Semoga hal baik menyertai kehidupan Nona dan teman temannya yang tak menyerah pada keadaan. (*)



