BPJS Kesehatan Itu Sangat Menolong (1)

Bapak matanya terserang glukoma dan kepalanya dirasa seperti pecah. Tidak biasanya bapak sakit sampai menggaung. Nampaknya ini serius. Tidak ada orang di rumah selain saya dan bapak. Ibu, satu tahun lalu meninggal.

Jadi, saya sebagai anak yang ada di rumah harus bertindak cepat. Semua anak bapak saya hubungi yang sudah berkeluarga dan baru kerja. Mereka datang satu persatu untuk melihat keadaan bapak.

Otak saya bekerja lebih keras daripada biasanya. Saya mencari BPJS Kesehatan bapak. Namun menurutnya sudah hilang sejak lama. Itu BPJS Kesehatan dari pemerintah.

Saya membuka Google untuk mencari tahu bagaimana bisa mengembalikan BPJS yang hilang. Ternyata mudah. Hanya mempersiapkan KTP dan KK kemudian mencari data dari JKN Mobile.

Saya berangkat ke kantor BPJS Kesehatan yang ada di Pandeglang. Di sana, saya dilayani dengan sangat baik sekali—mereka mengubah data baik nama dan tanggal lahir BPJS Kesehatan bapak dan menyuruh saya untuk mencetaknya.

Mengurus BPJS Kesehatan itu ternyata mudah sekali dan gratis bahkan bisa dilakukan sendiri kalau hanya satu data pribadi. Saya kemudian pulang ke rumah dan mengabarkan ke bapak bahwa urusan biaya kesehatan tidak perlu dibuat pusing.

Bapak terkadang selalu dibuat pusing dengan ucapan yang membebani kepala bahwa biaya berobat itu sangat mahal, apalagi harus melakukan tindak operasi mata bisa memakan biaya puluhan juta. Dari mana duitnya?

Beruntung, setelah selesai mengurus BPJS Kesehatan, bapak berobat ke Puskesmas Menes dan sampai dirujuk ke Klinik Mata Saruni Pandeglang—itu semua menggunakan BPJS Kesehatan. Bayangkan kalau itu kalau menggunakan dana pribadi, dari mana duitnya?

Saya hanya bisa menyarankan kepada siapapun yang masih baik-baik saja sesegera mungkin untuk daftar BPJS Kesehatan. Itu akan berguna saat kita dilanda musibah berupa sakit-sakitan. Kalau yang sudah punya Askes dari perusahaan itu lebih baik.

Bukan, saya bukan promosi BPJS Kesehatan, tetapi percayalah BPJS itu akan menolong saat kita terkena musibah. Syukur-syukur dijauhkan dari segala marabahaya. Oh iya, bapak saya belum juga sembuh masih tahap pengobatan.

Sekarang, bapak dirujuk ke RS Mata Achmad Wardi Serang. Belum ditangani untuk tindak operasi barangkali dua pekan kedepannya akan ada tindakannya setelah mata bapak tidak bengkak.

Bersambung ke bagian 2

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==