Kebaikan terbesar Pak Jongho bukan cuma soal ngadain study group gratisnya. Tapi lebih ke niat tulus beliau yang beneran peduli sama masa depan kami sebagai peserta didiknya.
Pak Jongho: Dosen Rasa Bestie, Beneran Peduli!”

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Suka duka relawan literasi

Kebaikan terbesar Pak Jongho bukan cuma soal ngadain study group gratisnya. Tapi lebih ke niat tulus beliau yang beneran peduli sama masa depan kami sebagai peserta didiknya.

Pulangnya, aku ngerasa seneng banget. Ngabuburit dan buka puasa hujan-hujanan di Cihampelas kali ini gak cuma soal bareng teman, tapi lebih ke menikmati momen-momen kecil yang bikin hari berasa lebih hidup.

Nanti kalau ada waktu luang aku mau tambahin ilustrasi lagi. Lumayan bisa dipakai mendongeng sebagian kisah Negeri Permen. Emang aku tuh suka nambah-nambah. Hahaha. Masya Allah, tabarakallah, allahumma baarik ‘alaih.

Saya tidak hendak menyampaikan apa pun selain rasa syukur dan terima kasih ini, itu saja alasan saya menulis status panjang lebar ini. Kami masih akan terus menayangkan karya-karya yang berkualitas dari teman-teman penulis. Jangan lelah untuk terus mengirimkan karyanya ke redaksi kurungbuka.com ya.

Kamu pasti tahu rasanya rindu.
Kukirim pixel demi pixel.
Karakter demi karakter.
Mengarungi angka biner.
Melambai manis di linimasamu

Aku tahu, ini mungkin adalah quarter-life crisis—fase yang banyak dialami oleh mereka yang beranjak dewasa.

Semoga, meski hidup membawa kita ke arah yang berbeda, kita masih bisa duduk bersama seperti ini. Entah kapan, entah di mana, tapi dengan tawa yang sama.

Dari jalan-jalan kali ini aku belajar lagi, yang bikin waktu bareng temen berkesan itu bukan tempatnya atau uang yang kita keluarin.

Walaupun urusannya cuma ngeprint, rasanya ini udah jadi rutinitas wajibku sebagai mahasiswa jurusan bahasa. Mungkin tugas-tugas ini bikin kepala ngebul, tapi ya mau gimana lagi, Nat? Jalanin aja.

Ngabuburit kemarin random banget tapi tetap seru!! Bisa eksplor tempat baru, jalan-jalan sore

aku diajak untuk mengikuti screening proyek sekaligus pembubaran kepanitiaan.

Lingkar Rasa: Menari, Merasa, dan Menyembuhkan Diri

Pengalaman ini bikin aku sadar kalau setiap langkah kecil di awal pasti ada gunanya.

Kang Dedi Mulyadi berharap jika ia kembali ke Majalengka bisa bertemu dengan ibu Sandi yang dinilai berhasil mendidik anak meski memiliki keterbatasan. “Salam hormat pada ibu karena sudah melahirkan anak yang hebat meski ditinggalkan oleh ayahnya tidak membuat putus asa dan tumbuh menjadi anak yang hebat,” pungkas KDM

Suatu saat nanti, setelah Scene Project berpisah, aku harap semoga tetap saling menjaga silaturahmi satu sama lain, menjaga komunikasi satu sama lain, mengajak terlibat di satu project satu sama lain, semoga bisa sukses satu sama lain tanpa harus ada yang menjatuhkan.

Walaupun cuma di kos seharian, aku ngerasa cukup produktif sih. Tugasku beberapa dikerjain, dan perutku kenyang. Aku jadi inget lagi kalau produktif gak selalu harus sibuk ke sana kemari. Di kamar aja sambil ngerjain hal-hal kecil juga sebuah progress dari kehidupan, selama aku menikmati prosesnya, itu udah cukup.

Pokoknya, mereka berdualah – Accordian dan Kharis – yang mewarnai kehidupan aku di tanah rantau, tanpa mereka mungkin aku tidak akan betah untuk merantau. Terimakasih Accordion dan Kharis. Mereka juga selalu memberiku semangat dan ngingetin jika aku salah.