Dody Widianto
Lik Tuno datang ke pusaran air di bawah air terjun tepat sehari setelah Ndaru tidak pulang ke rumah. Terakhir kali Lik Tuno berpapasan dengannya saat ia memanggul ikatan daun wora-wari dan singkong di atas kepalanya. Ia baru pulang ramban. Daun-daun itu ia persiapkan untuk pakan lima kambingnya di rumah. Melewati batu-batu licin sebesar kerbau, melewati gemericik arus air, Lik Tuno menyeberang pulang ke rumah ketika itu. Namun, petang menjelang, orangtua Ndaru memberi kabar anaknya tak pulang.

Halaman: 1 2

