Pada episode perdana, webinar Semua Bebas Bicara tentang Literasi ini menampilkan Rahmat Heldy Hs, Duta Baca Provinsi Banten. Pria asal Waringin Kurung, Kota Serang yang juga berprofesi sebagai dosen itu telah menulis 39 buku, mulai dari novel, puisi, mau pun cerpen. Ia menjelaskan bahwa amanat sebagai Duta Baca tidak terlepas dari aktivitas dan kebiasaannya sehari-hari; menulis dan dekat dengan dunia literasi.

Sebelum menjadi duta baca ia mendirikan Sekolah Menulis Banten juga sering mengajak masyarakat di kampungnya untuk membaca. Tidak hanya itu ia juga terjun langsung mengenalkan literasi digital dengan membuat channel YouTube yang diisi dengan konten film pendek bersama masyarakat di kampungnya.
“Maka, menjadi seorang duta baca tidak melulu harus mahir menulis, keahlian di bidang lain pun punya kesempatan yang sama, yang terpenting adalah fokus kemudian berprestasi dengan kemampuan yang dimiliki, karena kita akan menjadi pusat perhatian masyarakat di daerah,” jelas Rahel.


