Di pondok pesantren Qur’an Kayuwalang muroja’ah di agendakan rutin. Waktu pelaksanaannya disesuaikan kebijakan lembaga masing-masing. Untuk kelas guru dan karyawan diselenggarakan pada jam istirahat pertama. Bagi peserta didik dilaksanakan setelah sholat Magrib, sesudah sholat Shubuh dan apel pagi sebelum aktivitas belajar. Ada pula yang melaksanakan pada waktu Dhuha dan setelah sholat Dzuhur berjama’ah.

Muroja’ah diterapkan juga untuk sanksi atau hukuman bagi santri yang melakukan kesalahan. Pelaksanaannya di tengah lapangan seusai sholat dzuhur dengan memakai pengeras suara.
Murojaah pada hakikatnya merupakan kebutuhan untuk memanage diri menjadi pribadi disiplin dan tekun terhadap apa yang sudah di cita-citakan. Murojaah adalah cerminan keseriusan membina diri yang tunduk terhadap apa yang sudah di canangkan. Wujud komitmen merayu sang khalik atas kelanggengan apa yang sudah di anugerahkan.

Murojaah medium transformasi ilmu dari yang tercatat menjadi tertanam. Murojaah membangun chemistry spiritual antara Qur’an dan pembacanya. Mendengungkan kalam illahi akan memberikan rasa kesejukan dan kenyamanan di lubuk hati sehingga muncul kenikmatan tersendiri bagi yang menggaulinya. Selain menjadi ladang pahala, dekat dengan Rabb yang tentunya bernilai derajat ketakwaan tinggi di hadapan Tuhannya. Dilindungi dari marabahaya, didatangkan rezeki tak disangka-sangka. Sebagaiman firman Allah yang termaktub dalam surat Al Fatir ayat 29 dan 30
إِنَّ ٱلَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَٰبَ ٱللَّهِ وَأَقَامُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَأَنفَقُوا۟ مِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَٰرتَبُورَ
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi

لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضْلِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ غَشَكُورٌ
Artinya: Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri
Sungguh menjadi investasi dunia akhirat. Menjadi pemantik bagi siapapun yang ingin dekat dengan Alqur’an. Oleh karenanya tidak ada kata purna merojaah. Selama jantung masih berdetak, mari jadikan Alqur’an sebagai wahana pembelajaran sepanjang hayat. *


