Fashion Keren: Drama Bertubi-tubi untuk Menyiapkan Kejutan

Foto pertama, itu kemeja aku kebut semalam, karena hubby mau pulang esok harinya. Sebelumnya kemeja oren di foto kedua menjadi sambutan saat beliau masuk rumah. Nah, kepulangan kali ini aku rencanakan beliau melihat kemeja di foto pertama. Namun, sebuah drama terjadi. Eh dua drama, ding.

Foto pertama: kemeja aku kebut semalam

Pertama, saat akan menjahit bagian kerah, aku baru sadar ternyata bagian belakang baju terbalik. Motif kainnya memang agak samar, belum lagi situasi malam saat menjahit dan lampu mesin putus. Aku pakai senter ponsel untuk menerangi. Mana malam sedang hujan, aku juga sendirian. Dahlah, saat yang bagus buat cari kambing hitam. Hahaha.

Astaghfirullah. Pengin nangis, merasa sia-sia, buang waktu, target gagal, dan sebagainya. Pokoknya segala pikiran buruk.

Untunglah segera sadar. Semangat lagi bongkar jahitan. Parahnya, jahitannya model setik balik. Definisi dalam KBBI adalah: jahitan rangkap yang dibalikkan. Jika masih sulit membayangkan, definisi lebih mudahnya adalah: menjahit dua kali. 😆

Kebayang kan, aku bongkar jahitan rangkap. Masya Allah, memang ya, harus dijalani ujian demi kejutan buat suami. Hahaha. Akhirnya aku jahit ulang bagian yang benar. Lanjut setelah itu pasang kerah.

Allahu akbar. Kerahnya kurang panjang. 😭 Kalau dapat kenyataan seperti ini, aku malah nyari salahku di mana? Lalu mikir, bagaimana nanti dengan beberapa jahitan yang kainnya telanjur dipotong? Bagaimana jika kerahnya kependekan semua?

Batik dari Papua, ketika aku mengadakan kegiatan di Jayapura, Februari 2024

Aku cek ketersediaan sisa kain masih ada, insyaallah aman. Kalau toh tidak mencukupi, jalan terbaik ya pakai kain polos.

Aku bongkar jahitan kerah, lalu menjiplak pola kerah siap jahitnya dengan melebihkan panjang 4 sentimeter. Sudah terbayang teknik menjahitnya, juga antisipasi jika kerahnya ternyata kepanjangan. Kupikir malah lebih mudah jika kejadiannya begitu. Terpikirkan ide, nanti lagi saat potong kerah dilakukan belakangan saja sambil mengukur lingkar kerah sesungguhnya.

Pikir punya pikir, ketemu juga kemungkinan salahku di mana. Saat potong kain, aku tidak menggunakan pola asli. Jadi kain pertama yang dipotong yang jadi patokan. Ini sengaja untuk mengatur penempatan motif dan kecukupan kain. Di sinilah muncul selisih panjang jahitan.

Kesalahan kedua kukira ada pada proses pasang tempat kancing. Ini agak sulit kuterima, karena logikanya lingkar kerah tetap sama. Tapi ini kok meleset sampai 4 sentimeter, pasti ada kesalahan yang fatal. Setidaknya peringatan buatku dan tidak boleh diulang. Selama ada kain sisa yang mencukupi tidak masalah. Tapi kalau kainnya habis? Ya paling diganti kain polos.

Maaf ya jika susah membayangkan kisahku. Hahaha. Lantaran tak ada album untuk jahitan, jadi masuk album I am Your Left Hand saja. 😆

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==