Aku siap salat ashar. Hari terakhir puasa. Gema takbir nanti akan menggema.
“Heh, kamu!” panggil yang berbaju koko coklat.
“Tadi kamu masuk ke kantor De Ka Em!” Bapak koko biru menudingku.

Kedua lututku gemetar. Marbot yang sedang nge-pel tersenyum menenangkan.
“Iya, dia!” si koko putih menambahkan. “Tadi sih pake baju pemulung!”
Marbot melindungiku. “Saya dari tadi ngepel di teras, Pak. Anak ini nggak ke mana-mana. Dia tadi mandi, mau salat ashar. Karung rongsokannya ada di sana,” sambil menunjuk ke karung rongsokku di pojokan kamar mandi.

Halaman: 1 2

