Foto di bawah ini penyerahan goodie bag dari Sekolah Enuma kepada guru PAUD/TK SPS Dahlia, Karawa


Celemek ajaib Paman Gong diserbu anak – anak SPS Dahlia Perum 2, Tangerang. Mengenalkan budaya literasi baca-tulis bersama Perpusnas RI dan Sekolah Enuma Bahasa Indonesia.

Anak-anak berbaris rapi mengambil sediri hadiah di kantong Celemek Ajaib Paman Gong. Sungguh peristiwa yang menggembirakan. Lewat nyanyian, mereka jadi mengnal buku.

Emak-emak yang menunggu berdiskusi tentang cara pengasuhan anak. Mereka banyak mengeluhkan anak yang tidak mau diam, anak yang suka nangis kalau minta mainan, anak yang senang mendebat.

Saya selalu meminta kepada anak-anak agar mengangkat kedua tangannya. Kemudian saya juga melakukan hal sama sambil bertaya, “Tangan Paman Gong ada berapa?” Ada yang menjawab dua, ada juga yang pelan-pelan menjawab satu. Setelah itu saya berceita tentang sejarah tangan kiri saya yang diamputasi digabungkan dengan cerita persahabatan keluarga caing dan ayam.

Naura, anak yang pintar, berani, dan tentu lucu menggemaskan, selalu menginterupsi dengan jawaban-jawabannya yang polos. Dia berani mengambil mick ketiksa saya minta untuk bicara mengenalkan dirinya.

Jika ada mick, pasti anak-anak ingin menguasai dan bicara saja di mick sesuka hatinya. Ini modal bagu untuk kedepannya: di bisa jadi orator ulung.



